<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KPA&#039;s Online Shop &#187; Info Herbal</title>
	<atom:link href="http://shop.kparefill.com/category/info-herbal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://shop.kparefill.com</link>
	<description>Various Herbs (Herbal), Crafts, Fashions, &#38; more.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Jun 2010 05:34:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Propolis</title>
		<link>http://shop.kparefill.com/product-knowledge/propolis/</link>
		<comments>http://shop.kparefill.com/product-knowledge/propolis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 03:08:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Herbal]]></category>
		<category><![CDATA[K-Link]]></category>
		<category><![CDATA[Product Knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[lebah]]></category>
		<category><![CDATA[propolis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shop.kparefill.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[Propolis atau Lem Lebah adalah suatu zat yang dihasilkan oleh lebah madu. Dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun-daun yang muda untuk kemudian dicampur dengan air liurnya, digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang. Propolis bersifat disinfektan (anti bakteri) yang membunuh semua kuman yang masuk ke sarang lebah. lebah meliputi sarangnya dengan propolis untuk melindungi semua yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Propolis</strong> atau <em><strong>Lem Lebah</strong></em> adalah suatu zat yang dihasilkan oleh <a title="Lebah madu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lebah_madu">lebah madu</a>. Dikumpulkan oleh <a title="Lebah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lebah">lebah</a> dari pucuk daun-daun yang muda untuk kemudian dicampur dengan air liurnya, digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang. Propolis bersifat <a title="Disinfektan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Disinfektan&amp;action=edit&amp;redlink=1">disinfektan</a> (anti bakteri) yang membunuh semua <a title="Kuman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kuman">kuman</a> yang masuk ke sarang lebah. <a title="Lebah pekerja (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lebah_pekerja&amp;action=edit&amp;redlink=1">lebah</a> meliputi sarangnya dengan propolis untuk melindungi semua yang ada didalam sarang tersebut dari serbuan kuman, <a title="Virus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Virus">virus</a>, atau <a title="Bakteri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bakteri">bakteri</a>, misal: ratu lebah, telur, bayi lebah dan madu. Sifat disinfektan alami yang terkandung dalam propolis sangat ampuh dalam membunuh kuman, terbukti dengan ditemukannya seekor tikus dalam sarang lebah yang telah mati selama kurang lebih 5 tahun dalam keadaan tidak membusuk.</p>
<h2></h2>
<h2><span id="Kegunaan">Kegunaan</span></h2>
<p>Kegunaan Propolis bagi manusia adalah :</p>
<ul>
<li>Suplementasi; mengandung zat-zat yang dibutuhkan untuk membangun kekebalan tubuh dan mengaktifkan <a title="Kelenjar Thymus (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelenjar_Thymus&amp;action=edit&amp;redlink=1">kelenjar Thymus</a>. Zat-zat tersebut adalah :
<ul>
<li>Semua <a title="Vitamin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vitamin">vitamin</a> kecuali vitamin K.</li>
<li>Semua <a title="Mineral" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mineral">mineral</a> yang dibutuhkan tubuh kecuali <a title="Sulfur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sulfur">Sulfur</a>.</li>
<li>16 rantai <a title="Asam Amino Essensial (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam_Amino_Essensial&amp;action=edit&amp;redlink=1">Asam Amino Essensial</a> yang dibutuhkan untuk regenerasi <a title="Sel" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sel">sel</a>.</li>
<li><a title="Bioflavonoid (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bioflavonoid&amp;action=edit&amp;redlink=1">Bioflavonoid</a>, yaitu zat <a title="Anti oksidan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Anti_oksidan&amp;action=edit&amp;redlink=1">anti oksidan</a> sebagai suplemen sel. Menurut penelitian, kandungan Bioflavonoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.</li>
</ul>
</li>
<li>Pengobatan alami; mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Fungsi pengobatan meliputi hal-hal sebagai berikut :
<ul>
<li>Sebagai <a title="Antibiotik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Antibiotik">antibiotik</a>, <a title="Antiviral (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antiviral&amp;action=edit&amp;redlink=1">antiviral</a> dan sekaligus <a title="Antifungal (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antifungal&amp;action=edit&amp;redlink=1">antifungal</a> alami tanpa efek samping.</li>
<li>Penyakit yang berhubungan dengan bakteri, misalnya : <a title="Typhus (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Typhus&amp;action=edit&amp;redlink=1">typhus</a>, <a title="Diare" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diare">diare</a>/<a title="Muntaber (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Muntaber&amp;action=edit&amp;redlink=1">muntaber</a> dan sebagainya. Dapat juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena di dalam lipatan ketiak terdapat bakteri atau <a title="Jamur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jamur">jamur</a> yang menyebabkan bau.</li>
<li>Penyakit yang berhubungan dengan virus, misalnya : <a title="Demam berdarah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Demam_berdarah">demam berdarah</a>, <a title="Flu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu">flu</a>, <a title="TBC" href="http://id.wikipedia.org/wiki/TBC">TBC</a> dan sebagainya.</li>
<li>Penyakit yang berhubungan dengan <a title="Jamur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jamur">jamur</a>, misalnya : <a title="Eksim (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Eksim&amp;action=edit&amp;redlink=1">eksim</a>, <a title="Panu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Panu">panu</a>, <a title="Keputihan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Keputihan">keputihan</a>, <a title="Ketombe" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ketombe">ketombe</a> dan sebagainya.</li>
<li>Anti peradangan (infeksi dan luka), misalnya : <a title="Maag" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Maag">maag</a>, luka luar, <a title="Radang tenggorokan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radang_tenggorokan&amp;action=edit&amp;redlink=1">radang tenggorokan</a>, sakit <a title="Gigi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gigi">gigi</a>, <a title="Radang ginjal (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radang_ginjal&amp;action=edit&amp;redlink=1">radang ginjal</a>, <a title="Lebam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lebam">lebam</a>, <a title="Luka bakar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Luka_bakar">luka bakar</a> dan sebagainya.</li>
<li>Sebagai anti <a title="Kanker" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanker">kanker</a> dan <a title="Mutagenesis sel (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mutagenesis_sel&amp;action=edit&amp;redlink=1">mutagenesis sel</a>, misalnya : <a title="Kanker tumor (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kanker_tumor&amp;action=edit&amp;redlink=1">kanker tumor</a>, <a title="Mium (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mium&amp;action=edit&amp;redlink=1">mium</a>, <a title="Kista" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kista">kista</a> dan sebagainya.</li>
<li>Berfungsi untuk membersihkan <a title="Pembuluh darah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pembuluh_darah">pembuluh darah</a> dan <a title="Detoksifikasi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Detoksifikasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">detoksifikasi</a> atau pembuangan racun, misalnya : <a title="Asam urat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asam_urat">asam urat</a>, <a title="Kolesterol" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kolesterol">kolesterol</a>, <a title="Trigliserin (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Trigliserin&amp;action=edit&amp;redlink=1">trigliserin</a>, <a title="Darah tinggi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Darah_tinggi">darah tinggi</a>, <a title="Jantung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jantung">jantung</a>, <a title="Stroke" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stroke">stroke</a>, <a title="Diabetes mellitus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diabetes_mellitus">diabetes mellitus</a> dan sebagainya..</li>
</ul>
</li>
</ul>
<h2></h2>
<h2><span id="Pendapat_para_Ahli">Pendapat para Ahli</span></h2>
<p>Berikut adalah pendapat para ahli tentang propolis dan kegunaan lain :</p>
<ol>
<li>John Diamond MD; propolis mampu mengaktifkan kelenjar thymus yang berfungsi sebagai sistem imunitas tubuh.</li>
<li>Ray Kupinsel; propolis sebagai anti biotik alami yang mampu melawan berbagai macam penyakit tanpa efek samping</li>
<li>Profesor Arnold Becket; propolis mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur.</li>
<li>Russia Research Team (Tim Riset Rusia); Dalam propolis terdapat zat anti biotik alami dan anti viral, vitamin, asam amino, mineral yang sangat mujarab untuk penyakit mulut, tenggorokan.</li>
<li>Dr. Fang Chu (dokter di <a title="Lien Yu Kang Hospital (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lien_Yu_Kang_Hospital&amp;action=edit&amp;redlink=1">Lien Yu Kang Hospital</a> <a title="RRT" href="http://id.wikipedia.org/wiki/RRT">Tiongkok</a>); propolis berguna untuk penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan untuk penyakit jantung.</li>
<li>Lembaga Riset Kanker Columbia, <a title="1991" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1991">1991</a>; dalam propolis terdapat zat <a title="CAPE (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=CAPE&amp;action=edit&amp;redlink=1">CAPE</a> yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan pemakaian zat CAPE secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%.</li>
<li>Majalah anti biotik <em>VP Kivalkina</em>; propolis sangat efektif untuk infeksi tanpa batas kadaluwarsa.</li>
</ol>
<p>Sumber: <a title="http://id.wikipedia.org/wiki/Propolis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Propolis" target="_blank">Propolis</a></p>
<img src="http://shop.kparefill.com/?ak_action=api_record_view&id=119&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shop.kparefill.com/product-knowledge/propolis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Obat Bronkhitis Sebabkan Serangan Jantung</title>
		<link>http://shop.kparefill.com/info-herbal/obat-bronkhitis-sebabkan-serangan-jantung/</link>
		<comments>http://shop.kparefill.com/info-herbal/obat-bronkhitis-sebabkan-serangan-jantung/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 09:19:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Herbal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shop.kparefill.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Ada dua belas obat lagi yang masuk kategori berbahaya dalam minggu ini. Dua belas obat tersebut sebelumnya termasuk kategori ‘aman’ dan banyak diresepkan dokter untuk penderita bronkhitis akut. Menurut hasil temuan terakhir, obat-obat tersebut dapat mengakibatkan serangan jantung.
Para ilmuwan telah melakukan tujuh belas penelitian terhadap 14.783 pasien yang mengkonsumsi tiotropium atau ipratropium dengan pengobatan COPD [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada dua belas obat lagi yang masuk kategori berbahaya dalam minggu ini. Dua belas obat tersebut sebelumnya termasuk kategori ‘aman’ dan banyak diresepkan dokter untuk penderita bronkhitis akut. Menurut hasil temuan terakhir, obat-obat tersebut dapat mengakibatkan serangan jantung.</p>
<p style="text-align: justify;">Para ilmuwan telah melakukan tujuh belas penelitian terhadap 14.783 pasien yang mengkonsumsi tiotropium atau ipratropium dengan pengobatan COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease) lain selama jangka waktu antara enam minggu hingga lima tahun. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa 1,8% dari pasien yang mengkonsumsi dua obat tersebut meninggal karena penyakit jantung sementara hanya 1,2% dari pasien yang mengkonsumsi obat lain mengalami nasib yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut sebuah berita yang dilansir All Headline News hari Rabu (24/09/08) disebutkan bahwa COPD sendiri masuk dalam empat besar penyebab kematian tertinggi di Amerika Serikat. Bronkhitis adalah salah satu penyakit yang termasuk dalam kategori COPD ini. Sampai saat ini, penyakit paru-paru ini masih belum bisa disembuhkan dan muncul karena banyak sebab termasuk asap rokok.</p>
<p>Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dari setiap empat puluh orang yang mengkonsumsi salah satu dari dua obat tersebut dalam satu tahun akan ada satu tambahan angka kematian. Sementara penelitian lain yang dilakukan secara terpisah juga menunjukkan bahwa penggunaan salah satu obat tersebut dapat meningkatkan resiko serangan jantung hingga 345. Food and Drugs Administration telah merilis daftar 12 obat yang termasuk kategori berbahaya ini.</p>
<p><a title="Kompas.com" href="http://kompas.com" target="_blank">Sumber.</a></p>
<img src="http://shop.kparefill.com/?ak_action=api_record_view&id=112&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shop.kparefill.com/info-herbal/obat-bronkhitis-sebabkan-serangan-jantung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Para Dokter 9 Ribu Kali Bisa Membunuh Anda Dibandingkan Pemilik Senjata Api</title>
		<link>http://shop.kparefill.com/info-herbal/mengapa-para-dokter-9-ribu-kali-bisa-membunuh-anda-dibandingkan-pemilik-senjata-api/</link>
		<comments>http://shop.kparefill.com/info-herbal/mengapa-para-dokter-9-ribu-kali-bisa-membunuh-anda-dibandingkan-pemilik-senjata-api/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 09:13:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Herbal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shop.kparefill.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Suatu laporan yang luas dipublikasikan menjelaskan bahwa sebanyak 98.000 orang meninggal tiap tahunnya di Amerika Serikat oleh karena malpraktek dokter dan angka yang ada bisa saja lebih banyak dari yang ada. Angka perkiraan dari the Institute of Medicine (IOM) masih terbilang rendah karena hanya melihat dari angka kematian pasien di dalam rumah sakit saja. IOM [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu laporan yang luas dipublikasikan menjelaskan bahwa sebanyak 98.000 orang meninggal tiap tahunnya di Amerika Serikat oleh karena malpraktek dokter dan angka yang ada bisa saja lebih banyak dari yang ada. Angka perkiraan dari the Institute of Medicine (IOM) masih terbilang rendah karena hanya melihat dari angka kematian pasien di dalam rumah sakit saja. IOM merupakan organisasi non-profit yang menyediakan anjuran kebijakan kesehatan di bawah piagam kongresional terhadap the National Academy of Sciences.</p>
<p>Janet M. Corrigan yang adalah direktur Service Kesehatan IOM, mengatakan kepada para reporter di sebuah pertemuan singkat Capitol Hill, 8 Mei, bahwa studi yang ada tidak memperhitungkan kematian karena kesalahan perawatan medis di rumah, di UGD, atau juga di kantor dokter. Perkiraan angka kematian rendah juga karena kebanyakan informasi yang ada didasarkan pada tinjuan dokumentasi medis. Malpraktek merupakan suatu masalah yang telah tersembunyi dari publik jauh-jauh hari sebelumnya.</p>
<p>Dalam perhitungan Dr. Mercola, memperlihatkan perbandingan yang sangat mencengangkan, <a href="http://articles.mercola.com/1999/archive/medical_mistakes.htm">lebih buruk dari laporan artikel yang asli</a> (karena studi yang asli kurang baik) berikut beberapa angka yang patut dipertimbangkan:</p>
<p><strong>Jumlah dokter di Amerika Serikat = 700.000</strong></p>
<p><strong>Kematian karena dokter per tahun = 120.000</strong></p>
<p><strong>Angka kematian per dokter = 0,171</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Jumlah pemilik senjata api di Amerika Serikat = 80.000.000</strong></p>
<p><strong>Kematian karena senjata api per tahun (segala umur) = 1.500</strong></p>
<p><strong>Angka kematian per pemilik senjata api = 0,0000188</strong></p>
<p><strong>Oleh karena itu, dokter 9.000 kali lebih berbahaya dibandingkan pemilik senjata api.</strong></p>
<p><a title="Source" href="http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2000/05/14/doctor-accidents.aspx" target="_blank">Sumber</a></p>
<img src="http://shop.kparefill.com/?ak_action=api_record_view&id=109&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shop.kparefill.com/info-herbal/mengapa-para-dokter-9-ribu-kali-bisa-membunuh-anda-dibandingkan-pemilik-senjata-api/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengobatan Herbal</title>
		<link>http://shop.kparefill.com/info-herbal/pengobatan-herbal/</link>
		<comments>http://shop.kparefill.com/info-herbal/pengobatan-herbal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 08:50:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Herbal]]></category>
		<category><![CDATA[Herbal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shop.kparefill.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Pengobatan Herbal dan kembali ke alam adalah dua phrase kata yang banyak kita dengar akhir akhir ini. Pengobatan secara herbal merupakan pilihan alternatif yang banyak diminati masyarakat terutama dalam bidang pengobatan.
Sejak jaman dulu kala, dimana pengobatan ala barat belum dikenal, penggunaan tanaman berkhasiat obat atau lebih umum dikenal dengan herbal sebenarnya sudah dilakukan oleh masyarakat. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-75" style="margin-right: 6px;" title="daun bening" src="http://shop.kparefill.com/wp-content/uploads/2009/10/daun-bening.jpeg" alt="daun bening" width="99" height="76" />Pengobatan Herbal dan kembali ke alam adalah dua phrase kata yang banyak kita dengar akhir akhir ini. Pengobatan secara herbal merupakan pilihan alternatif yang banyak diminati masyarakat terutama dalam bidang pengobatan.</p>
<p>Sejak jaman dulu kala, dimana pengobatan ala barat belum dikenal, penggunaan tanaman berkhasiat obat atau lebih umum dikenal dengan herbal sebenarnya sudah dilakukan oleh masyarakat. Tetapi lambat laun tersingkirkan karena pengaruh perkembangan pengobatan kedokteran yang pesat dan menjadikan herbal sebagai alternatif pilihan saja.</p>
<p>Padahal sejak zaman kerajaan kerajaan di nusantara waktu lampau sudah banyak terbukti keampuhan dan khasiat herbal, dan disamping itu lebih murah meriah dan efek samping yang ditimbulkan sangat kecil. Tetapi walaupun begitu masih banyak masyarakat kita yang meragukan khasiat herbal.</p>
<p>Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kenapa herbal tidak bekerja dengan efektif, diantaranya adalah penyajian yang salah, dosis yang tidak tepat, waktu minum yang tidak tepat, dan terutama ketidak sabaran pemakainya. Prof. H.M. Hembing Wijayakusuma mengatakan dalam bukunya “Ramuan Lengkap Herbal Taklukkan Penyakit” hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengkonsumsi herbal, yakni:</p>
<ol>
<li>Pencucian tumbuhan obat (herbal) dengan air mengalir      sampai bersih.</li>
<li>Segeralah pergunakan herbal segar yang telah bersih untuk pengobatan. Bilamana bahan dasarnya besar atau tebal, lebih baik dipotong-potong tipis agar saat perebusan zat-zat yang terkandung didalamnya mudah keluar dan meresap dalam air rebusan. Bilamana anda akan menyimpan herbal, maka keringkan lebih dahulu setelah dicuci agar tahan lama dan mencegah pembusukan oleh bakteri dan jamur. Perlu diingat bahwa bahan kering (simplisia) juga lebih mudah dihaluskan untuk dijadikan serbuk (bubuk) dan pengeringan dapat langsung di bawah sinar matahari atau memakai pelindung.</li>
<li>Seduh      langsung bahan yang telah dijadikan bubuk (serbuk) dengan air panas atau      mendidih.</li>
<li>Bilamana menggunakan bahan yang keras dan sukar diekstrak, maka lebih baik dihancurkan dan rebus terlebih dahulu sekitar 10 menit sebelum memasukkan bahan lain.</li>
<li>Pergunakan      air tawar bersih dan tidak mengandung zat kimia berbahaya untuk merebus. Harus      dipastikan bahwa jumlahnya cukup sehingga seluruh bahan berkhasiat obat      terendam sekitar 3cm.</li>
<li>Untuk merebus bahan berkhasiat obat, pergunakan wadah yang terbuat dari periuk tanah (keramik), panci enamel, atau panci beling. Jangan menggunakan wadah dari logam, seperti besi, aluminium, dan kuningan karena logam mengandung zat iron trichloride dan potassium ferrycianide yang bisa terlarut karena proses pemanasan. Dan selama perbusan, jangan terlalu sering membuka tutup wadah agar kandungan minyak atsirinya tidak mudah hilang.</li>
<li>Gunakan api sesuia dengan jenis herbal yang direbus. Yakni: Api kecil: bilamana anda gunakan untuk merebus herbal yang berkhasiat sebagai tonikum, seperti ginseng dan jamur ling zhi agar kandungan aktifnya terserap kedalam air rebusan (rebus sekitar 2 jam). Api kecil dengan waktu perebusan yang lama juga digunakan untuk herbal yang mengandung toksin, seperti mahkota dewa agar kandungan toksinnya berkurang. Jenis Api besar: anda pergunakan untuk merebus herbal atau simplisia yang berkhasiat diaforetik (mengeluarkan keringat) dan mengandung banyak minyak atsiri, seperti daun mint, cengkih dan kayu manis. Setelah mendidih, masukkan bahan dan rebus sebentar. Bilamana anda mengatur api sesuai dengan kebutuhan maka kandungan atsirinya tidak banyak hilang karena proses penguapan yang berlebihan.</li>
<li>Bilamana tidak ada ketentuan lain yang disyaratkan, perebusan dianggap selesai saat air rebusan tersisa setengah dari jumlah air semula, misalnya 1000 cc menjadi 500 cc. Bilamana bahan yanbg direbus kebanyakan berupa bahan keras, seperti biji atau batang maka air rebusan disisakan sepertiganya.</li>
<li>Bilamana      mengandung bahan kering, umumnya dosis takarannya adalah setengah dari      jumlah bahan segar.</li>
<li>Harus anda pastikan dosis tumbuhan obat sesuai dengan yang dianjurkan. Pada umumnya, 1 resep tumbuhan obat dibagi untuk 2 kali minum sehari.</li>
<li>Sebaiknya minum rebusan sari tumbuhan obat dalam keadaan hangat dan setelahnya pakai baju tebal atau selimut. Tetapi untuk jenis herbal tertentu, seperti rebusan biji pinang harus diminum dingin untuk menghindari kotraksi dengan lambung yang mengakibatkan mual, muntah, dan kram perut.</li>
<li>Pada umumnya, rebusan herbal diminum sebelum makan agar mudah terserap. Namun, untuk ramuan obat yang dapat merangsang lambung, minum setelah makan. Minumlah ramuan obat yang berkhasiat sebagai penguat atau tonikum pada waktu pagi hari sewaktu perut kosong. Sedangkan untuk ramuan yang berkhasiat sebagai penenang, misalnya untuk insomnia, minum menjelang tidur.</li>
<li>Lakukan pengobatan secara teratur dan sabar. Perlu anda ketahui bahwa pengobatan herbal membutuhkan kesabaran karena tidak langsung terasa manfaatnya, tetapi bersifat konstruktirf (memperbaiki/ membangun). Berbeda dengan efek obat kimiawi memang terasa cepat, tetapi bersifat desktruktif. Oleh karena sifat tersebut maka herbal tidak dianjurkan sebagai pengobatan utama penyakit-penyakit infeksi yang bersifat akut (medadak), seperti demam berdarah, muntaber, dan lainnya yang harus segera mendapat pertolongan medis. Yang perlu diingat lagi adalah bahwa tanaman obat lebih diutamakan untuk pemeliharaan kesehatan dan pengobatan penyakit yang bersifat kronis (menahun).</li>
<li>Pemakaian atau Pengobatan herbal dapat dikombinasikan dengan obat kimiawi, terutama untuk penyakit kronis yang susah disembuhkan, seperti kanker agar diperoleh hasil pengobatan yang lebih efektif dengan aturan minum obat herbal sekitar 2 jam setelah pemakaian obat.</li>
</ol>
<img src="http://shop.kparefill.com/?ak_action=api_record_view&id=67&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shop.kparefill.com/info-herbal/pengobatan-herbal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Obat Herbal, Alternatif Sembuhkan Penyakit</title>
		<link>http://shop.kparefill.com/info-herbal/obat-herbal-alternatif-sembuhkan-penyakit/</link>
		<comments>http://shop.kparefill.com/info-herbal/obat-herbal-alternatif-sembuhkan-penyakit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 08:47:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramdhan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Herbal]]></category>
		<category><![CDATA[Herbal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shop.kparefill.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Obat-obatan dengan menggunakan bahan-bahan alami (herbal) saat ini menjadi alternatif dalam penyembuhan berbagai macam penyakit, dengan efek samping yang minimal dibandingkan obat-obatan kimia. Hal itu mengemuka pada Seminar Perkembangan Herbal dan Penggunaannya dalam Bidang Kesehatan bersama Tolak Angin dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatra Selatan (Sumsel), di Palembang, Sabtu (8/8).
Namun sejumlah pembicara kalangan ahli farmasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-71" style="margin-right: 6px;" title="herbal 1" src="http://shop.kparefill.com/wp-content/uploads/2009/10/herbal-1-150x150.jpg" alt="herbal 1" width="91" height="91" />Obat-obatan dengan menggunakan bahan-bahan alami (herbal) saat ini menjadi alternatif dalam penyembuhan berbagai macam penyakit, dengan efek samping yang minimal dibandingkan obat-obatan kimia. Hal itu mengemuka pada Seminar Perkembangan Herbal dan Penggunaannya dalam Bidang Kesehatan bersama Tolak Angin dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatra Selatan (Sumsel), di Palembang, Sabtu (8/8).</p>
<p>Namun sejumlah pembicara kalangan ahli farmasi dan dokter maupun kalangan produsen obat herbal, mengemukakan perlunya kejelasan pemakaian dan penggunaan obat herbal yang pembuatannya juga melalui standard medis yang layak. Apalagi kenyataannya, mayoritas penduduk dunia telah menggunakan obat-obatan dari tumbuh-tumbuhan sebagai bahan utama herbal untuk mengobati berbagai gejala penyakit yang mereka alami. Peluang itu, dimanfaatkan pabrik yang memproduksi obat-obatan herbal dan terus tumbuh sampai saat ini.</p>
<p>Menurut dr H Hibsah Ridwan MSc, Wakil Ketua IDI Sumsel, pengobatan herbal sebenarnya tidak asing lagi di Indonesia, bahkan sejarah pengobatan dan terapi di Indonesia dimulai dengan metode herbal. Berdasarkan penelitian, ternyata banyak kalangan medis juga telah menggunakan obat-obatan jenis ini. &#8220;Apalagi sejauh ini, herbal tidak bermasalah dengan tubuh,&#8221; kata nya.</p>
<p>Namun diingatkan, kebanyakan obat-obatan herbal yang dijual di pasaran tanpa menyertakan dosis yang tepat, sehingga tidak diketahui berapa lama waktu konsumsi mesti dijalankan. Kalangan medis juga masih meragukan obat herbal itu, terutama berkaitan dengan dosis, standardisasi, efek toksiditas serta prosedur lainnya. Karena itu, pembuatan obat-obatan herbal perlu mendapatkan regulasi yang jelas.</p>
<p><strong>Regulasi</strong></p>
<p>Menurut ahli farmasi dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sriwijaya (Unsri), Prof Dr dr MT Kamaluddin MSc SpFK, sekitar 35 persen negara belum mempunyai aturan yang jelas tentang regulasi obat-obatan herbal ini, apakah sebagai makanan tambahan, suplemen atau obat.<br />
Dia menyebutkan pula, terdapat 109 negara yang tidak memiliki kepastian tentang khasiat obat-obatan herbal, antara lain karena material yang diambil dari tumbuh-tumbuhan untuk menyembuhkan itu tidak disertai komposisi dosis yang tepat.</p>
<p>Tapi dia membenarkan bahwa pada dunia kedokteran sendiri, sudah banyak obat-obatan yang menggunakan bahan-bahan herbal.</p>
<p>Pembuatannya dicampur dengan zat-zat ekstrak tumbuh-tumbuhan sesuai dengan dosis dan kadar yang tepat. Pasien juga cenderung memilih alternatif pengobatan herbal, dengan anggapan lebih memberi kesembuhan sempurna dibanding obat-obat farmasi umumnya. Namun penggunaan obat herbal itu, seharusnya disertai dengan petunjuk yang tepat.</p>
<p>Pihaknya mengajak dunia kedokteran lebih mengenal obat-obatan herbal, mengingat semua dokter adalah ilmuwan. Apalagi potensi sumber obat herbal di Indonesia sangat melimpah, sekaligus untuk memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki negeri ini.<strong> (ant/rin) (9 Agustus 2009)</strong></p>
<p><em>Sumber: www.republika.co.id</em><strong><br />
</strong></p>
<img src="http://shop.kparefill.com/?ak_action=api_record_view&id=64&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shop.kparefill.com/info-herbal/obat-herbal-alternatif-sembuhkan-penyakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
